Cara Cloning pc / hardisk Dengan Media Jaringan

Cara clonning pc/Hardisk menggunakan clonzila dengan medi jaringan
Oke sekarang kita menjalankan proses kloning harddisk memakai media Jaringan, jadi cloning dari komputer A ke komputer B melalui Jaringan, dan dikomputer B sudah kita siapkan direktory agar dapat diakses oleh komputer dari jaringan lain (Baca/Tulis).
Ikuti Langkah langkah berikut:

1. Booting Clonezilla yang telah kita buat baik memakai media CD ataupun Flashdisk.
2. Tekan Enter dan pilih “Clonezilla live (Default settings, VGA 1024×768)”
3. Pilih bahasa anda dan tekan “Enter”
4. Tekan Enter dan pilih default “Don’t touch keymap”.
5. Tekan Enter lalu “Start Clonezilla”.
6. Tekan Enter dan pilih device-image, pilihan ini akan memungkinkan Clonezilla untuk menyimpan seluruh partisi harddisk anda kedalam sebuah file image.
7. Pilih “samba_server”, pilihan ini memungkinkan kita untuk menyimpan hasil cloning harddisk kita ke komputer lain yang menjalankan sistem operasi windows melalui jaringan ke folder/drive yang di share.
8. Tekan Enter dan pilih “DHCP“, jika komputer anda sudah terkoneksi memakai kabel ataupun wi-fi, maka kemungkinan 99% anda sudah bisa terhubung dengan opsi DHCP ini.
9. Masukkan IP address komputer B ( Komputer yang sudah kita siapkan untuk menerima dan menyimpan hasil kloning dari komputer A), atau bisa dicoba dengan memasukkan nama komputer nya ( Komputer B )
10. Tekan tombol “TAB” di keyboard anda 2 x sampai opsi “Cancel” terpilih lalu tekan “Enter”.
11. Masukkan nama akun dikomputer B yang mempunyai akses ke folder yang dishare.
12. Masukkan nama direktory difolder yang di share tadi dimana file image yang dibuat oleh Clonezilla ini akan disimpan ( Contoh: /image )
13. Tekan Enter apabila muncul pertanyaan untuk memasukkan password.
14. Sekarang masukin password akun lalu dikuti dengan menekan tombol Enter.
Jika Anda telah memasukkan akun user dan password yang benar, ia akan menampilkan daftar sistem penggunaan ruang disk. Tekan Enter lagi.
15. Tekan “Enter” dan pilih Beginner mode.
16. Sekarang kita bisa memilih apakah akan menyimpan seluruh isi harddisk atau hanya partisi saja, untuk memyimpan isi harddisk sebagai file image, pilih “savedisk” dan tekan “Enter”.

17. Masukkan nama file yang kita inginkan untuk file image ini.
18. Jika anda hanya mempunya sebuah harddisk, maka Clonezilla akan otomatis memilih harddisk anda, Tekan “Enter” untuk lanjut.
19. Tekan Enter untuk melanjutkan.
20. Konfirmasi akhir, pilih “Y” dikeyboard anda lalu tekan “Enter”

Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s